Cara Mudah Urus Tilang Tanpa Sidang

a d v e r t i s e m e n t

Inilah cara yang mudah tanpa ikut sidang untuk mengurus berkas yang disita polisi akibat kena tilang

cucok.com –  Jika Anda pengendara kendaraan bermotor terjaring operasi yang di lakukan oleh polisi, maka sanksi yang dikenakan adalah surat tilang sebagai bukti melanggar aturan berlalu lintas dan berkas dokumen SIM atau STNK di tahan pihak polisi.

Cara Mudah Urus Tilang Tanpa Sidang

a d v e r t i s e m e n t

Usahakan jangan pernah mengambil jalan damai bila oknum petugas menawarkannya. Ikuti saja aturan yang ada, termasuk jika harus menjalani sidang tilang. Perlu Anda ketahui, proses sidang tilang di Pengadilan Negeri (PN) tidak memakan waktu lama asal sesuai dengan jadwal yang ditentukan.
Prosedur untuk bisa memperoleh kembali berkas SIM atau STNK yang disita polisi sebenarnya tidak rumit dan bisa dilakukan sendiri tanpa harus mengandalkan calo. Bahkan jika Anda berhalangan untuk menghadiri sidang tilang pada jadwal yang telah ditentukan, Anda masih diberi waktu (terbatas) untuk mendapatkan kembali berkas yang disita polisi.

Lalu, bagaimana prosedur pengambilan berkas tilang tanpa ikut sidang?

Dokumen yang disita polis saat menilang pengendara, biasanya di simpan di kesatuan tempat polisi tersebut bertugas. Misalnya di Satlantas Jakarta Barat, atau Gakkum Dirlantas Polda Metro. Untuk beberapa kasus, berkas yang disita polisi bisa diambil disana, namun sebagian besar akan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN).

Untuk mendapatkan kembali berkas dokumen, pada prinsipnya wajib dilakukan di PN dengan mengikuti sidang. Pada slip merah yang diterima pengendara yang kena tilang, akan tertera tanggal sidang. Umumnya dilakukan pada setiap hari Jumat, paling lama 7-14 hari setelah kena tilang.

Ambil berkas tanpa ikut sidang PN

Karena kesibukan atau berhalangan, jadwal sidang yang sudah ditentukan tersebut tidak bisa kita hadiri.  Berkas yang tidak diambil pada persidangan akan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) di area dimana pengendara melakukan pelanggaran lalu lintas.

Di Kejari inilah proses pengambilan berkas menjadi mudah. Karena Kejaksaan tidak akan melakukan persidangan, hanya pembacaan putusan hakim dan pengembalian berkas dokumen (SIM/STNK) yang disita polisi. Pengendara cukup membayar denda sesuai putusan hakim untuk mengambil berkasnya.

Namun  jika berkas dokumen (SIM/STNK) tidak kunjung diambil oleh pemiliknya, maka berkas tersebut akan dimusnahkan untuk menghindari penyalahgunaan. Batas waktu pemusnahan berkisar antara 1 hingga 3 tahun sejak berkas tersebut di limpahkan.

a d v e r t i s e m e n t